AIR MEREKAM UCAPAN ANDA

25/03/2015

Ada pendapat para ahli yang menyatakan bahwa air mampu menerima dan merekam ucapan manusia. Dan, penulis percaya hal tersebut berdasarkan pengalaman empiris.

Maksud penulis, berhati-hatilah terhadap sumpah serapah yang anda keluarkan untuk orang lain. Belum tentu orang yang anda kutuk mendapat kutukannya namun anda sendiri lebih dulu telah menerima efek dari kutukan yang anda ucapkan.

Anda harus ingat bahwa 70 persen bagian tubuh anda adalah mengandung air. Jadi segala ucapan emosianal anda akan diterima, direkam dan disimpan dengan baik oleh tubuh anda. Pada saatnya yang tepat, maka ‘gumpalan energi negatif’ yang berasal dari sumpahan anda sendiri akan berbalik memakan anda.

Karena itu, seemosi apapun anda, jaga ucapan terhadap anak istri anda maupun orang lain, hatta itu musuh bebuyutan anda. Mending doakan yang baik-baik bagi musuh anda sekalipun. Jika anda beragama islam, kirimi orang yang memusuhi anda denagn bacaan surah Al Fatihah semoga dianya mendapat rahmat Tuhan.

Percayalah, jika memang nasib orang yang memusuhi anda baik maka dengan kiriman doa anda dia akan mendapat hidayah. Jika memang pada dasarnya nasibnya jelek, kejahatannya tidak bisa diperbaiki, maka dengan kiriman doa anda, dia ‘tidak kuat’ istilahnya, maka secara otomatis hukum alam doa yang baik-baik dari anda akan kembali kepada anda, sedangkan baginya menjadi menerima efek sebaliknya.

Apalagi terhadap istri dan anak anda. Jadilah super hati-hati jika mengucap. Jika anda marah, mending berdiam diri. Jika tak kuat, tinggalkan barang sebentar sampai emosi anda mereda. Jangan turuti nafsu angkara murka, kemarahan.

Lihatlah para penyanyi dan para selebritis. Rata-rata kehidupan rumah tangga mereka hancur bukan karena apa-apoa tetapi merupakan efek dari lagu-lagu cengeng yang dilantunkan. Lagu mengenai putus cinta, perceraian dan lain sebagainya. Karena memang hukum alamnya demikian : siapa menabur ucapan berkah maupun kutukan maka ucapan itu akan kembali ke dirinya juga. So, hati-hati terhadap sumpahan dan ucapan anda.

Salam, Tiknan Tasmaun.


Berdoa Itu ‘Mengemis’ Welas-Nya, Bukan Mendikte

05/02/2011

“Begini Kyai….mengapa doa-doaku belum dijawab Allah,…bagaimana sih supaya doaku diijabah oleh-Nya”, tanyaku.

“Terus terang, jangan kaget terhadap jawabanku ini,” kata beliau memulai. “Kamu sudah mengenal-Nya ?”, lanjutnya. “Wong kenal saja nggak kok kerjanya minta melulu. Mending kalau minta, jangan-jangan kamu mendikte lagi.”

Baca selengkapnya di SINI


TENTANG AJI PAMELING – WIRID MALADIHENING

18/12/2010

Selayang pandang tentang AJI PAMELING – WIRID MALADIHENING.

Baca entri selengkapnya »


Mantra PENGASIHAN AGUNG

18/12/2010

“Ingsun matek aji pengasihan,

cahyaning surya, candra lan kartika,

nyawiji marang ingsun,

sarining kembang setaman,

nyawiji marang ingsun,

wong sabuwono podho welas asih marangingsun”

“Aku sengaja memasang ‘aji’ pengasihan, cahaya matahari, bulan dan bintang menyatu dengan diriku, sari keindahan bunga setaman masuk dalam diriku, segala manusia sedunia berbelas kasihanlah kepadaku” Baca entri selengkapnya »


MANTRA PENARIK REJEKI

14/12/2010

Bismillahirahmanir-rahiim, (kemudian mengheningkan cipta, berdoalah dengan cara memuji Tuhan dan memohon rejeki), Baca entri selengkapnya »


Adakah Hubungan Timbal Balik Antar Orang Yang Hidup Di Dunia Dengan Ahli Kubur ?

03/07/2010

Kali ini saya ingin menjawap pertanyaan di atas berdasarkan pengalaman nyata yang saya alami yang kemudian saya padu berdasarkan referensi dari pemahaman pribadi saya terhadap ajaran agama.

Suatu saat saya diminta tolong tetangga kampung untuk mengobati keluarganya yang sakit ‘jimpe’ (mati rasa alaias lumpuh) sebelah tangannya. Baca entri selengkapnya »


KONSULTASI KEREJEKIAN

10/06/2010

Demi kepentingan para pembaca sekalian yang mempunyai masalah kerejekian dan kesulitan hidup maka isi dari konsultasi via email antara saya dengan seorang klien ini saya muat dalam tulisan kali ini. Baca entri selengkapnya »