Istri : Garwo Atau Konco Wingking ?


Dalam khasanah budaya Jawa ada paradok dalam penyebutan istri. Di satu sisi ia disebut sebagai Garwo namu di sisi yang lain ia disebut sebagai Konco Wingking. Menurut ilmu otak atik matuk alias gatuk, Garwo bukanlah akronim ‘sigar dowo’ ( sigar = terbelah, dowo = memanjang ) namun adalah ‘sigaraning nyowo’ atau belahan jiwa. Sedangkan ‘Konco Wingking’ berarti ‘kawan di belakang’.    

Penyebutan ‘Garwo’ mempuyai makna penghargaan yang sangat tinggi bagi istri. Istri diumpamakan sebagai bagian atau belahan jiwa si suami. Kedudukannya setara dan seimbang. Bahkan penyebutan ini mengisyaratkan bahwa seorang suami ‘tergantung’ pada istrinya sebagai bagian dari jiwanya sendiri. Tanpa istri maka si suami bukanlah apa-apa.

Kebalikan dari makna Garwo, penyebutan ‘Konco Wingking’ atau ‘Teman Belakang’ bisa diartikan bahwa kedudukan istri tidak seimbang dengan suami. Ia bukanlah ‘kawan depan’ namun hanya kawan belakang. Namun sebenarnya bukan itu yang dimaksud. Penyebutan Kawan Belakang merujuk pada pekerjaan seorang istri, yang walau berkarir setinggi langitpun, tetap ia-lah yang bertanggung jawab urusan dapur bagi sebuah keluarga. Artinya, walau punya sepuluh pembantupun, urusan domestik keluarga tetap menjadi tanggung jawab istri.

Karena itu disamping ada ungkapan Garwo dan KOnco Wingking, dalam khasanah budaya Jawa masih ada ungkapan lain bagi istri. Yaitu : dapur, kasur dan sumur. Apapun profesi sang istri namun ia tetap menjadi pengendali urusan makanan bagi keluarga, kebutuhan bathin bagi suami dan juga urusan kebersihan dan keindahan pakaian suami dan anak-anak (sumur adalah sumber tempat air, melambangkan tempat cuci-mencuci).

Okelah, jika mampu membayar pembantu. Soal makanan dan pakaian bisa didelegasikan kepada pembantu. Namun soal kebutuhan seksual suami ? Tak mungkin diwakilkan kepada pembantu kan ? Soal kehangatan kasih sayang kepada anak-anak, bukankah itu juga ‘hak’ anda sebagai ibu untuk mendapatkannya ?

Baca juga artikel ini : Solusi Supaya Menjadi Seperti Perawan Kembali

Salam, Tiknan Tasmaun.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: