BERSYUKUR : Penyembuh Jiwa


Mengapa dalam setiap agama dan kepercayaan selalu ada ajaran atau perintah untuk bersyukur kepada Tuhan ? Apakah karena Tuhan itu seperti penguasa yang selalu minta disanjung ? Ternyata bukan karena itu, namun ajaran bersyukur manfaatnya demi kepentingan manusia itu sendiri. Dengan bersyukur mampu memberikan efek kenikmatan pada jiwa kita.                       

Cobalah anda hitung kenikmatan yang telah Tuhan anugerahkan kepada anda sekeluarga. Nikmat kesehatan, kemerdekaan, keimanan dan nikmat rejeki. “Nikmat Tuhan manakah lagi yang engkau dustakan ?”  Mari kita syukuri semuanya. Dengan bersyukur kita menemukan kebahagiaan tersendiri yang luar biasa. Kelapangan hati. Rasa ‘plong’ atau puas. Terbebas dari beban dan himpitan jiwa. Coba anda praktekkan.

Namun bersyukur juga seyogyanya dilahirkan dalam bentuk perbuatan nyata. Beberapa hal yang bisa kita lakukan dalam mewujudkan bersyukur kepada Tuhan. Antara lain adalah mengabdi dan berbakti kepada-Nya yang dalam bahasa agama disebut taqwa. Kemudian melayani dan menyayangi sesama seperti kita menyayangi diri kita sendiri. Dimulai dari keluarga terdekat, ayah bunda, anak istri, kerabat, handai taulan dan kepada orang lain. Bahkan kepada orang yang tidak kita kenal sekalipun. Bahkan dan bahkan, kepada musuh kitapun kita harus berlaku baik, mengasihi.

Tuhan sangat welas asih, Ar-Rahman Ar -Rahiim. Kita wujudkan syukur dengan mewujudkan sifat penyayang terhadap sesama makhluk. Ingat pesan agama yang mewasiati kita bahwa tidaklah seseorang disebut beriman jika dia bisa makan kenyang sementara ada tetangganya yang kelaparan.

Salam, dan selamat ‘idul fitri, mohon maaf lahir bathin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: