Seks Over Dosis ? Itu Kelainan !


Kalau pengantin baru dan memang usia masih muda sih biasa. Bahkan mau tiga empat kali seharipun lumrah. Nah menjadi tidak lumrah kalu sudah menginjak usia tua. Misalnya istri sudah manopouse tetapi yang laki masih minta jath sehari tiga kali. Apa nggak menyiksa itu namanya ???

Tetapi hal ini  bukan bagi yang berusia saja. Hatta bagi pasangan yang masih mudapun demikian. Bukan berapa kalinya sehari yang jadi masalah tetapi memaksakan keinginan kepada pasangan yang lagi tidak ‘mood’. Apalagi jika sudah ‘over dosis’.

Apakah yang mengalami seks mania itu hanya laki-laki saja ? Oh nggak lah. Ada juga perempuan yang mengalami demikian. Seks mania. Seks over dosis. Pagi minta jata. Suami pulang minta jata. Kadang siang hari nelpon suami suruh balik dulu. Minta jata. Dan gilanya lagi, hal itu setiap hari. Apa jadi nikmat bagi si suami ??? Boro-boro nikmat, capek pastilah.

Nah lain halnya jika kebetulan dua-duanya seirama seminat. Yang laki-laki over dosis terhadap seks, yang wanitanya seks mania. Itu baru klop. Itu pasti gak jadi masalah. Betul nggak ???

Sebenarnya menurut para seksolog, kecenderungan seks mania itu merupaka kelainan kejiwaan alias penyakit. Bisa sembuh ? Tentu Bisa !. Dengan berobat kepada psikiater.

Ciri-ciri seks mania atau kelaianan seksual antara lain :

1. Sangat suka (berlebihan) dengan segala sesuatu yang bersifat purnografi.

2. Over aktivitas terhadap masturbasi atau onani. Ibaratnya nggak ada bosan-bosannya masturbasi. Sebelum atau sesudah berhubungan sekspun masih bisa masturbasi.

3. Mempunyai (banyak) selingkuhan baik yang dijadikan simpanan maupun yang sekedar ‘mampir jajan’. Hal itu semata-mata karena untuk menyalurkan nafsu seksual yang over dosis tadi.

4. Suka berperilaku aneh terhadap lawan jenis, misalnya suka mengintip lawan jenis, suka mempertontonkan alat vital, dll.

Faktor penyebab timbulnya seks mania.

1. Penyaluran terhadap rasa kalah. Ingin merasa ‘exis’. Misalanya kalah persaingan bisnis diluar maka penyalurannya bisa berubah menjadi seks mania. Mengapa ??? Karena dengan kegiatan seksual bisa menimbulkan perasaan tenang dalam jiwa. Hal ini dikarenapan ketika kita selesai orgasme maka otak akan mengeluarkan zat tertentu -semacam zat penenang-yang mensitumul rasa tenang.

2. Rasa kesepian. Kesepian karena banyak faktor.

3. Dorongan kejiwaan ingin menguasai, ingin menjadi dominan dalam pergaulan atau kantor / lingkungan kerja.

4. Produksi hormon berlebihan.

5. Salah persepsi bahwa menjadi seks mania adalah kebanggaan.

 

Tuliasan Terkait :

1.Cara Menurunkan KADAR GULA Dengan Cepat : Pengobatan Kencing Manis

2.ANDA MENGIDAP KOLESTROL BERLEBIH ? ATAU ASAM URAT ? ATAU LIVER,MAAG,JANTUNG KORONER ATAU LAINNYA ?

3.OBAT KUAT : Pilihlah Jamu Obat Kuat Yang Paling Aman

 

Salam, Tiknan Tasmaun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: