Normalkah Wanita Orgasme Dengan Masturbasi ?


Normal saja. Sama halnya dengan pria yang bisa mendapatkan orgasmenya dengan onani. Hanya saja, pada wanita bisa dibedakan, ada orgasme yang terjadi akibat rangsangan klitoris dan ada juga yang akibat rangsangan pada G-Spot.

Sebagian besar perempuan bisa mencapai orgasme ketika klitorisnya mendapatkan rangsangan dan sangat mudah dilakukan ketika bermasturbasi. Jadi, tidak masalah wanita melakukan itu asalkan aman dan disetujui oleh suami. Namun, jika ingin mendapatkan orgasme ketika sedang berhubungan seks, lebih baik mencoba posisi yang lebih memusatkan rangsangan pada klitoris atau disebut coital alignment technique seperti posisi doggy style.

Namun, sebenarnya, saat melakukan hubungan seksual wanita bisa mendapatkan orgasme dari rangsangan ke klitoris dan juga ke g-spot. Orgasme karena rangsangan ke klitoris disebut orgasme klitoral, sedangkan yang ke g-spot disebut orgasme vaginal. Kalau bisa keduanya dilakukan berbarengan akan lebih asyik lagi bagi wanita. Karena orgasmenya menjadi dobel alias ganda (berlipat kali). Untuk ini banyak teknik yang bisa dilakukan yang intinya bisa mengenai kedua tempat tersebut secara bersama. Caranya, ya dengan melatih keterampilan bersama.

Posisi bercinta dengan gaya doggy style, bagaimana ?

Ok-ok saja. Nggak berbahaya ? Ya nggak lah !. Sepanjang pasangan dalam kondisi sehat dan normal, tidak ada posisi bercinta yang berbahaya. Yang penting kita dan pasangan bisa menikmati permainan tersebut. Posisi doggy style ini juga mempunyai kelebihan untuk wanita yang letak rahimnya menekuk ke belakang (retrofleksi). Dengan posisi bercinta ini akan lebih memudahkan untuk terjadinya kehamilan. Sebab, sperma lebih mudah menemui sel telur.

Normal nggak sih perempuan mencapai orgasne dalam waktu lama saat berhubungan intim dengan pasangan, tapi cepat saat masturbasi?

Bisa saja karena wanita memang pada dasarnya butuh waktu yang lebih lama dibandingkan pria untuk bisa mencapai keadaan “panas.” Perlu dipahami, dengan masturbasi rangsangan biasanya langsung tertuju ke daerah alat kelamin dan tempat-tempat tertentu sehingga memudahkan terjadinya orgasme.

Sering kali wanita ingin mencoba melakukan variasi gaya dalam hubungan seksual, tetapi khawatir dengan pandangan pasangannya.
Kenapa tidak berani mencoba? Ingat, salah satu kunci kelanggengan rumah tangga adalah kehidupan seks yang sehat dan rutin. Kalau dengan pasangan sendiri, seharusnya tidak ada hambatan lagi untuk melakukan variasi apa pun. Tentu saja yang sehat dan aman bagi keduanya. Suami juga senang lo kalau istrinya bisa melakukan gaya-gaya bercinta yang variatif dan di luar kebiasaan. Namun, sekali lagi, inti berhubungan intim adalah dua-duanya menikmati. Pada hemat saya, buat apa melakukan gaya yang aneh-aneh jika salah satu di antara kita tidak bisa menikmatinya? Padahal, gaya bercinta yang dilakukan tujuannya untuk kenikmatan bersama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: