Orgasme dan Organ Genital Klitoris


Orgasme sering dinikmati baik oleh pria maupun wanita melalui hubungan seksual. Orgasme akan muncul bila seseorang mengalami rangsangan seksual yang terjadi secara intens. Nah, orgasme ini merupakan puncak rangsangan tersebut.

Sayangnya, tidak semua wanita dapat mengalami orgasme dalam hubungan suami istri tersebut, apalagi kalau mendapati suami yang egois, yang segera ‘menutup kulkas’ ketika telah mendapat santapannya.
Untuk itu, pelajari proses terjadinya orgasme pada wanita sehingga dapat memberikan yang terbaik dalam kewajiban hubungan suami istri.

Ada dua jenis orgasme pada wanita, yaitu orgasme klitoral dan vaginal. Sesuai namanya, orgasme klitoral dapat dicapai melalui rangsangan pada organ klitoris. Organ ini terletak di ujung atas bibir kelamin wanita dan sedikit tertutup. Seperti halnya dengan penis pada pria, klitoris memiliki banyak sekali saraf sehingga saat sensitif. Ketika klitoris dirangsang, darah mengalir ke organ kecil ini dan membuatnya sedikit membesar.

Selanjutnya muncul rasa nikmat yang berawal dari bagian tersebut dan menyebar ke kepala atau ke bawah melalui paha ke kaki. Puting payudara menjadi keras dan kulit menjadi sedikit lebih hangat. Kontraksi otot vagina terasa bergelombang dan getaran ke luar area genital menandai datangnya orgasme.

Berbeda dengan penis yang mempunyai fungsi prokreasi dan urinasi, konon satu-satunya fungsi dari organ klitoris adalah untuk memberikan kenikmatan. Betapa Tuhan memberi limpahan kemurahan tak terhingga sehingga diciptakan sebuah organ yang secara khusus untuk memberi kenikmatan seksual pada wanita.

Untuk mencapai orgasme klitoral perangsangan dapat dilakukan dengan tiga cara, yakni oral, masturbasi (menggunakan tangan), atau hubungan seksual. Perasangan dengan oral dan tangan lebih efektif dibandingkan hubungan seksual.

Solusinya, ada satu posisi yang diyakini mempermudah wanita mencapai orgasme adalah posisi wanita di atas. Dengan posisi ini, wanita dapat mengatur sendiri rangsangan pada klitoris sehingga mempercepat terjadinya orgasme.

Orgasme vaginal didapat dicapai melalui rangsangan pada vagina. Beberapa kalangan menyebut orgasme jenis ini sebagai orgasme G-spot. Yang perlu diketahui, orgasme vaginal bisa dicapai jika penis dapat menyentuh G-spot.

Beberapa posisi bercinta yang memungkinkan penetrasi dalam bisa dilakukan untuk mencapai orgasme vaginal ini. Merangsang G-spot dengan tangan juga bisa menjadi pilihan, tetapi tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip perkawinan. Karena itu pandai-pandailah dalam masalah tehnik bermain cinta.

Untuk info merapatkan, mengecilkan dan mengembalikan ‘keperawanan’ klik di perawanrapetwangi.blogspot.com

Untuk info tentang obat kuat bagi laki-laki klik di obatkuatminyaktelor.blogspot.com

DARTAR JUDUL ARTIKEL DI BLOG INI SEMUANYA…Klik DISINI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: