PUBER KEDUA : hati-hati dahsyatnya !


Konon pubertas dari kata pubes yang artinya bulu atau rambut kemaluan. Sedangkan maksud pubertas adalah keadaan biologis sekaligus psikologis yang dialami remaja yang menginjak dewasa. Remaja, baik putra maupun putri, jika menginjak masa pubertas akan mulai memperhatikan dan tertarik dengan lawan jenisnya.

Masa pubertas pada remaja ditandai dengan adanya perubahan-perubahan biologis. Perubahan biologis tersebut pada remaja laki-laki antara lain, mulai tumbuhnya bulu pada kemaluan, kumis, suara mulai membesar parau dan mengalami mimpi basah.

Sedangkan pada remaja perempuan, masa pubertas ditandai dengan tumbuhnya bulu kemaluan juga, datangnya menstruasi dan juga mimpi basah.

Secara psikologis, masa pubertas pada remaja ditandai dengan adanya ketertarikan pada lawan jenis hingga jatuh cinta. Orang bilang cinta mereka masih cinta monyet, artinya cinta yang masih belum pasti, cinta yang hanya terbawa suasana romantis belaka.

Namun pada pria dan wanita dewasa juga mengalami pubertas ulang. Keadaan tersebut disebut dengan masa pubertas kedua. Entah mengapa tida ada istilah pubertas ketiga, keempat dan seterusnya. Biasanya orang dewasa mengalami pubertas kedua dalam lingkungan umur empat puluh tahunan.

Masalahnya, pubertas kedua ini lebih dahsyat rasanya bagi orang yang mengalaminya. Bahkan kadang terkesan lucu. Tiba-tiba orang tersebut sangat memperhatikan penampilannya. Jika jatuh cita lagi pada seseorang maka cintanya sangat menggebu-gebu sampai-sampai lupa daratan.

Beruntunglah jika sasaran jatuh cintanya adalah pasangan sendiri (dan ini sangat jarang terjadi). Yang menjadi masalah adalah sasaran jatuh cinta adalah pria atau wanita lain. Jika ini terjadi, uasahakan alihkan perasaan cinta tersebut kepada pasangannya sendiri. Jika hal itu bisa terjadi maka sungguh kehidupan rumah tangga Anda menjadi dahsyat kembali. Romatis dan super bahagia.

Salam, Tiknan Tasmaun

 

About these ads

Satu Balasan ke PUBER KEDUA : hati-hati dahsyatnya !

  1. Syafruddin mengatakan:

    bagaimana dengan hormonnya/apakah mengalami perubahan juga,trus apakah asupan gizi mencukupi,karena saya belum mengalaminya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 810 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: